ENGLISH – THIS IS ME: Learning English Through Local Culture of Tangerang merupakan buku ajar Bahasa Inggris untuk siswa Class X High School/Vocational School yang dirancang dengan pendekatan kontekstual berbasis budaya lokal Tangerang. Buku ini menghadirkan integrasi antara pembelajaran keterampilan berbahasa Inggris dengan penguatan identitas budaya lokal, sehingga peserta didik tidak hanya mempelajari bahasa sebagai alat komunikasi global, tetapi juga sebagai media untuk mengenali, memahami, dan mempromosikan kekayaan budaya daerahnya sendiri.
Melalui pendekatan communicative language teaching dan contextual learning, buku ini mengembangkan kompetensi berbahasa Inggris secara bertahap melalui tema-tema yang dekat dengan kehidupan peserta didik, seperti perkenalan diri, aktivitas sehari-hari, lingkungan sosial, tradisi lokal, pasar tradisional, hingga potensi budaya Tangerang. Setiap unit disusun secara sistematis dengan mengintegrasikan kemampuan listening, speaking, reading, dan writing, serta dilengkapi dengan refleksi, asesmen, pengayaan, dan pertanyaan pemantik berpikir kritis.
Buku ini menempatkan budaya lokal sebagai sumber belajar utama untuk memperkuat karakter, literasi budaya, dan rasa bangga terhadap identitas daerah. Dengan demikian, pembelajaran Bahasa Inggris tidak hanya berorientasi pada penguasaan tata bahasa dan kosakata, tetapi juga pada kemampuan peserta didik dalam mengomunikasikan pengalaman budaya lokal kepada masyarakat yang lebih luas dalam konteks global.
SEMESTER I
Introducing Myself and My Culture
SEMESTER I diawali dengan Unit 1: Introducing Myself and My Culture yang membahas pengenalan diri dan identitas budaya lokal sebagai fondasi komunikasi dasar dalam Bahasa Inggris. Unit ini mengajak peserta didik memahami cara memperkenalkan diri, keluarga, dan budaya sekitar dengan menggunakan ungkapan sederhana namun komunikatif.
Describing People and Places
Unit 2: Describing People and Places membahas keterampilan mendeskripsikan orang, tempat, dan lingkungan sekitar menggunakan kosakata dan struktur kalimat yang sesuai. Materi dikaitkan dengan karakter masyarakat dan berbagai tempat khas di Tangerang untuk memperkuat kemampuan deskriptif peserta didik.
My Daily Activities and Cultural Practices
Unit 3: My Daily Activities and Cultural Practices mengembangkan kemampuan peserta didik dalam menjelaskan aktivitas sehari-hari dan praktik budaya lokal. Pada unit ini, peserta didik diajak memahami hubungan antara bahasa, kebiasaan sosial, dan nilai budaya yang hidup dalam masyarakat.
Giving Opinions and Appreciations
Unit 4: Giving Opinions and Appreciations membahas komunikasi interaktif dalam kehidupan sehari-hari melalui berbagai ungkapan sederhana yang digunakan dalam aktivitas sosial, sekolah, dan lingkungan keluarga. Pembelajaran diarahkan untuk meningkatkan keberanian peserta didik dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris secara aktif dan kontekstual.
SEMESTER II
Folklore and Moral Values
Unit 5: Folklore and Moral Values mengembangkan kemampuan memahami teks dan percakapan sederhana yang berkaitan dengan pengalaman sosial dan budaya lokal. Materi dirancang untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dan penggunaan kosakata dalam konteks nyata.
Visiting Places (Procedures and Directions)
Unit 6: Visiting Places (Procedures and Directions) memperkenalkan berbagai bentuk aktivitas kreatif dan ekspresi budaya masyarakat lokal sebagai sarana penguatan kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan komunikatif dalam Bahasa Inggris. Peserta didik diajak menghubungkan pembelajaran bahasa dengan realitas sosial budaya di sekitarnya.
Local Business and Traditional Markets
SEMESTER II melanjutkan pembelajaran dengan tema-tema yang lebih aplikatif dan kontekstual. Unit 7: Local Business and Traditional Markets membahas aktivitas ekonomi masyarakat lokal, pasar tradisional, serta produk-produk khas Tangerang dalam perspektif pembelajaran Bahasa Inggris. Unit ini memperkenalkan kosakata dan ekspresi yang berkaitan dengan perdagangan, pelayanan, dan interaksi sosial dalam kegiatan ekonomi masyarakat.
Setiap unit dalam buku ini disusun secara sistematis dengan dilengkapi Instructional Objectives, Questions to Think About, Chapter Review, Reflection, Assessment, serta Enrichment yang mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih terarah, interaktif, bermakna, dan reflektif sesuai dengan tujuan pembelajaran abad ke-21.
Buku ini disusun sebagai sumber belajar yang mendukung implementasi pembelajaran Bahasa Inggris berbasis budaya lokal pada tingkat SMA/SMK. Selain menjadi media pembelajaran, buku ini juga diharapkan mampu memperkuat karakter peserta didik, meningkatkan keterampilan komunikasi global, serta menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal Tangerang sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia.






Ulasan
Belum ada ulasan.